SINDIKAT BEGAL MOBIL ANTAR PROVINSI DITANGKAP

Blitar – Rekonstruksi pembegalan mobil yang dilakukan oleh sindikat begal mobil antar provinsi di halaman Mapolres Blitar. Rekontruksi diawali saat mobil yang dikendarai korban yakni Ahmad Sholikin warga Kecamatan Tulang Bawang Kabupaten Menggalah Kabupaten Lampung Timur tiba-tiba dicegat oleh dua orang di tengah jalan, Desa Bendelonje Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.

Satu pelaku, bernama Sarjono langsung memukul kepala korban dari belakang, sementara, pelaku lainnya. Yakni Saroji mengawasi keadaan. Usai memukul, korban kemudian dipaksa masuk ke mobil dan dicekik menggunakan sabuk pengaman. Setelah korban terkapar, pelaku langsung membawa kabur mobil korban dan korban ditinggalkan di tengah jalan.

“ Dari Lampung ada lima penumpang dan pelaku begal yang perempuan yakni Eka Noviana warga Lampung Timur naik dari Bekasi. Noviana minta diantarkan ke daerah Blitar. Dan saat di lokasi yang sepi, tiba-tiba mobilnya dihadang oleh dua pelaku lainnya dan langsung menganiaya saya hingga pingsan. Saya ada luka di kepala bagian belakang. “, ungkap Ahmad Sholikin korban pembegalan.

“ Modus dari sindikat begal mobil antar provinsi ini yakni pelaku perempuan sebagai umpan dengan berpura-pura sebagai penumpang travel mobil. Dan di tengah jalan yang sepi, dua pelaku langsung menghadang dan membegal mobil korban. “, ungkap AKP Rifaldi Hangga Putra selaku Kasat Reskrim Polres Blitar.

Polisi masih memburu Saroji, yang merupakan otak sindikat begal antar provinsi ini. Sementara dua pelaku begal, yakni Sarjono dan Novianan akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (tk/in)

Media Kita Bersama