Tradisi Kupatan, Penjual Janur Panen Untung

Malang - Pasca hari raya Idul Fitri dan syawalan atau kupatan, dimanfaatkan sejumlah penjual janur musiman  di kota Batu untuk mencari berkah. Para pencari berkah untuk menambah keuntungan  jelang kupatan ini. selain menjual janur dan daun kelapa muda serta daun pisang, mereka juga mengrajin ketupat sendiri.

Harga janur yang masih belum bentuk ketupat dan berisi 10 biji janur, hanya di patok Rp. 8-10 ribu per ikatnya. Sementara untuk daun pisang, mereka jual Rp. 5 ribu per lembar. sedangkan ketupat, per sepuluh biji mereka jual Rp. 10 ribu.

Mistin, salah satu penjual janur mengaku. pembelinya jika dibanding kan tahun sebelumnya berbeda jauh meskipun penjualnya hanya beberapa orang, namun pembelinya menurun. “Alhamdulillah mas, lumayan bisa menambah penghasilan dalam setiap hari rayanya sekitar dua ratus ribu rupiah, bismillah berkah”, ujarnya.

Ketupatan ini merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang, sehingga setiap kali pasca lima  hari lebaran semua warga merayakan dengan kupatan atau syawalan. -TP

Media Kita Bersama