Tiga Pemuda Kritis Terkena Ledakan Petasan

Blitar - Tiga pemuda di Kabupaten Blitar, menjadi korban ledakan petasan, saat membuat petasan untuk menyambut lebaran. Tiga korban kritis akibat luka bakar, sementara satu korban luka ringan. Petugas yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah TKP, dan mengamankan sisa bubuk bahan peledak, serta petasan yang terbakar.

Beginilah kondisi Yuli Ardiyanto (21 tahun), Andes Suntoro (22 tahun), Keduanya warga Kelurahan Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, yang menjadi korban ledakan petasan. Keduanya tergeletak di ruang ICU Rumah Sakit Al Ittihad Srengat, dan harus mendapatkan korban secara intensif petugas.

Kedua korban mengalami luka bakar di kaki dan kedua tangannya, dan saat ini masih dalam kondisi kritis. Sementara, satu korban lainnya, yakni Ebianto (30 tahun), harus dirujuk ke RSUD Iskak Tulungagung, akibat luka bakar yang cukup serius, dan jari tangannya robek.

Ibu salah-satu korban mengaku, ia tidak tahu kejadiannya seperti apa. Ia hanya diberitahu oleh temannya, jika anaknya masuk rumah sakit akibat terkena ledakan petasan, karena anaknya hanya pamit ke rumah teman untuk membuat petasan yang akan digunakan untuk menyambut lebaran. 

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, ketiganya mengalami luka bakar dan luka robek di bagian jari tanganya, namun yang paling parah yaitu korban Ebianto.  “Satu korban ledakan petasan, Ebianto, jari tanganya hingga hampir putus,” tuturnya, Selasa (4/6/2019). Petugas yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah TKP. Petugas juga mengamankan sisa-sisa serbuk bahan peledak, serta beberapa petasan kosong yang belum diisi bahan peledak. -KID

 

Media Kita Bersama