Sungai Di Magetan Tercemari Limbah Tambang Pasir Ilegal

Magetan - Warga Magetan diresahkan dengan adanya pencemaran aliran air sungai. Pencemaran aliran air sungai tersebut di duga datang dari lokasi pencucian pasir sehingga dengan tercemarnya sungai ini menjadikan tanaman milik petani rusak dan warga setempat tidak dapat menggunakan aliran air sungai.

Pencemaran terparah terjadi di sungai yang berada di Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Magetan yang kondisinya keruh dan kotor dipenuhi  sendimen lumpur. Aliran sungai di desa ini keruh dan kotor tercemari, diduga datang dari  limbah pencucian pasir yang ada di desa setempatsehingga warga maupun petani sekitar menjadi terganggu.

Tanaman milik warga  yang teraliri air sungai bercampur limbah air dari lokasi pencucian pasir liar ini kondisinya rusak dan tanaman tidak tumbuh sempurna. Selain itu air sungai yang biasa di gunakan warga untuk kebutuhan mandi, mencuci, maupun aktivitas lainya sudah lagi tidak dapat di gunakan seperti  tiga  tahun sebelumnya di saat belum didirikan lokasi pencucian pasir ilegal.

“Aktifitas tambang pasir  ilegal ini sudah lama terjadi namun pihak desa maupun pihak pemerintah setempat belum mengambil tindakan dan masih tutup mata”, ujar  Tukimin salah satu warga.

Padahal akibat aktifitas ini berdampak terhadap pertanian serta rusaknya biota sungai  maupun ekosistem alam yang ada di aliran air sungai Desa Bungkuk Parang Magetan. (Joko Prayitno)

Media Kita Bersama