RATUSAN PENARI REMO RAMAIKAN HUT SURABAYA KE 726

Surabaya. Hari jadi Kota Surabaya yang ke 726, tepat pada 31 Mei 2019 diramaikan ratusan pelajar. Mereka memadati halaman Taman Surya Surabaya, termasuk anak – anak disabilitas dan penderita kanker untuk menyuguhkan berbagai penampilan  kebudayaan, mulai dari  teaterikal peperangan tentara tar-tar saat datang ke surabay, teatrikal peperangan 10 November, hingga pembacaan monolog pelajar. Bahkan sebanyak 726 pelajar melakukan Tari Remo secara bersamaan.

“ Jika para pelajar  di Surabaya sejak dini telah  diwajibkan untuk bisa menari remo, sebagai bentuk pelestarian warisan budaya masa silam. Sehingga pemkot Surabaya tidak kesulitan jika membutuhkan ratusan penari remo”, ujar Tri Rismaharini, Walikota perempuan pertama di Surabaya.

Risma juga mengaku jika dirinya memang sengaja mendesain acara HUT ke 726 kali ini, dengan menampilkan kreatifitas para pelajar di Surabaya sebagai bentuk dukungan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Surabaya. Termasuk pemberian beasiswa pada para pelajar di Surabaya, melalui kerja sama dengan beberapa pihak dan Universitas yang ada di Surabaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Surabaya.

Tri Rismaharini berharap agar di masa akhir kepemimpinannya ini, pendidikan di Kota Surabaya dapat terus semakin berkualitas, dan anak – anak Surabaya berhasil dan sukses meraih mimpinya karena  kemajuan Bangsa dan Negara ini  nantinya ada dalam geganggaman mereka. -DES

Media Kita Bersama