Medi Bastoni Jalan Mundur Dari Tulungagung Ke Jakarta

Ngawi - Medi Bastoni (43) warga desa Sendang Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, bersiap memulai jalan mundur, setelah beristirahat di salah satu masjid di desa puhti kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi. Suami dari Sriyatun ini berjalan mundur dari Tulungagung pada 18 Juli lalu, dari pendopo Tulungagung.

Sampai kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, salah satu kakinya sempat terkilir, sehingga diobati oleh Agus Usanto teman satu kampungnya, yang juga ahli pijat. Merasa kasihan, Agus Susanto, kemudian ikut menemani perjalanan Medi Bastoni menuju istana merdeka.

Aktivis pecinta alam ini, bertujuan mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi di istana Negara, pada tanggal  17 Agustus nanti. Aksi jalan mundur yang dilakukan ayah empat anak tersebut, bertujuan memberikan pesan nasionalisme kepada masyarakat.

 

 

                                                                                      

“Saya berharap warga masyarakat menilai positif kegiatan yang saya lakukan, dengan tujuan mengajak mereka agar menengok ke belakang atau mengenang sejarah kemerdekaan Indonesia”, terang Medi Bastoni.

Selain itu, ia juga hendak meminta bibit tanaman, kepada presiden Joko Widodo, untuk kegiatan reboisasi lereng Gunung Wilis yang telah dilakukan bersama komunitas pecinta alam dan warga kampungnya.

Aksi jalan mundur Medi Bastoni, bukan pertama kali dilakukan, tapi sudah 18 kali dilakukan. Aksi jalan mundur pertama, saat era presiden megawati,  untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, tingkat kecamatan. Selain itu, juga pernah aksi jalan mundur di Kalimantan, untuk mengkritik kebijakan pemerintah daerah. Untuk aksi jalan mundur ke istana merdeka,  merupakan jarak terjauh, dengan persiapan bekal uang sekitar satu juta rupiah. (Ari Wibowo)

 

Media Kita Bersama