Jobong Era Majapahit Ditemukan Warga

Nganjuk - Dua buah jobong atau brumbung era kerajaan majapahit ditemukan warga Desa Trayang Kecamatan Ngronggot saat menggali tanah. Kejadian bermula saat khodir hendak mencari tanah urug untuk rumahnya.

Ketika menggali tiba-tiba ia melihat benda berbentuk linkaran dengan ukuran besar, karena merasa ada yang aneh benda dari tanah liat dengan diameter 56 centimeter dan tinggi 40 centimeter inipun kemudian dilaporkan ke pihak terkait untuk diteliti.

Petugas dari Dinas Pariwisata Nganjuk yang datang ke lokasi dan meneliti barang tersebut kemudian menyimpulkan bahwa barang yang ditemukan warga ini adalah sebuah jobong kuno peninggalan sejarah kerajaan Majapahit.

Jobong ini biasanya digunakan untuk membuat sumur pada masa lalu, dan menjadi inspirasi pembuatan bis deker untuk sumur di jaman modern. “Uniknya meski terbuat dari tanah liat dua buah jobong ini masih terlihat utuh meski usianya ratusan tahun”,ungkap Aris petugas dari Dinas Pariwisata

Selain dua buah jobong di sekitar lokasi warga juga menemukan pecahan keramik kuno. Rencananya barang temuan warga ini akan di bawa ke Museum anjuk ladang Nganjuk untuk dilestarikan. (Andri Purwanto)

 

 

 

Media Kita Bersama